Jaksa Agung: Badan Diklat Merupakan Ujung Tombak Dalam Mencetak Kualitas, Kapasitas Generasi Penerus

research
  • 30 Desember
  • 2021

Jaksa Agung: Badan Diklat Merupakan Ujung Tombak Dalam Mencetak Kualitas, Kapasitas Generasi Penerus

 

 

 


 

 

JAKARTA- Jaksa Agung RI Burhanuddin menyampaikan bahwa Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI merupakan kawah candradimuka dan ujung tombak dalam mencetak kualitas, kapasistas dan kapabilitas calon generasi penerus, untuk itu saya sangat concern bagaimana calon generasi penerus kita dididik, hal ini dikarenakan kepada merekalah kelak tongkat estafet kepemimpinan akan dilanjutkan.

Proses regenarasi merupakan langkah investasi dari institusi kita yang manfaat dan hasilnya akan dapat dilihat dan dirasakan 10 (sepuluh) atau 20 (dua puluh) tahun yang akan datang.

“Untuk itu saya tegaskan seluruh jajaran Badan Diklat untuk mempersiapkan penyelenggaraan diklat, widyaiswara dan model diklat secara matang, terstruktur dan komprehensif,” ujar Jaksa Agung Burhanuddin dalam kunjungan kerjanya secara virtual, Kamis ( 30/12/2021 )

Selain itu dalam perubahan Undang-Undang Kejaksaan Republik Indonesia, Jaksa Agung menyampaikan terdapat ketentuan menyelenggarakan pendidikan, dan oleh karena itu segera bangun Badan Diklat Kejaksaan yang berbasis Corporate University (Corpu).

“Berdasarkan hal tersebut saya minta Corpu harus selaras dengan visi misi organisasi, sehingga tidak hanya melatih dan mengembangkan kompetensi pegawai, namun juga membawa budaya perubahan pada organisasi,” ujar Jaksa Agung.

Sementara pada kesempatan ini Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan ( Kabadiklat ) Kejaksaan RI, Tony Spontana  menyampaikan capaian kinerja Badiklat dalam kegiatan sepanjang tahun 2021.

Badiklat Kejaksaan RI telah menyelesaikan kegiatan Diklat Teknis dan Fungsional sebanyak 5686 orang peserta Diklat, dan Diklat kerjasama instansi dalam dan luar negeri yaitu dengan Pusham UII ( Pusat Studi Hak Asasi Manusia- Universitas Islam Indonesia )  USDOJ-OPDAT dan Yayasan AURIGA sejumlah 88 sehingga menjadi 5774 orang peserta Diklat.

Sementara bidang Pusat Diklat Manajemenn dan Kepemimpinan telah menyelsaikan kegiatan Diklat 4006 orang peserta  ditambah dengan Diklat kerjasama LAN sebanyak 33 orang shingga berjumlah 4039.

Mengadakan kerjasama dengan pihak pihak lainnya dan menjalin kerjasama dengan pihak terkait.

Selain itu Badiklat juga melakukan perkembangan pembangunan infrastruktur diantaranya pembuatan mushola digedung Wira, Renovasi museum Kejaksaan, pembangunan sarana pencegahan kebakaran, pembangun keramik selasar, pembanungan gedung PTSP dan Pos Kamdal, Revonasi pagar kampus A Ragunan, Renovasi interior ruang kelas dan penambahan interior di gedung Satya, pengadaan sistem manajemen asrama dan tata usaha kampus B di Ceger, pengadaan peningkatan sarana sistem pendidikan dan layana kesehatan, pembangunan Integrated smart system language dan lab komputer serta pembuatan monumen wakil jaksa agung dari masa kemasa. ( Muzer )

Berita Lainnya