research
  • 27 Dec
  • 2016

Usai Rapat Paripurna Perdana, Kabadiklat Pimpin Rapid Test ke-III

JAKARTA- Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI menggelar Rapat Paripurna perdana, dipimpin Kabadiklat Tonny T Spontana yang diikuti oleh Sekretaris Badiklat, para Kapus, pejabat struktural, jaksa fungsional, dan pegawai Badiklat. Rapat paripurna yang berlangsung di Aula Sasana Adhika Karyya, Jakarta, Kamis (18/6/2020) tersebut, dilangsungkan dengan protokol Covid 19 secara ketat, dengan menggunakan masker, hand sanitizer, dan pengaturan tempat pertemuan yang mematuhi aturan physical distancing. 


Selain memperkenalkan diri sebagai Kabadiklat yang baru, Tony Spontana juga mengingatkan kembali bahwa status Badiklat sebagai satker yang berpredikat WBK dan WBBM, harus dipertahankan, terutama perubahan mindset para pegawai yang benar-benar harus mencerminkan predikat itu. Kabadiklat juga mengajak seluruh jajaran untuk saling berinteraksi secara personal dengan komunikasi yang baik dan beretika, serta bekerjasama untuk kebaikan institusi.


Dikatakan bahwa pentingnya berinteraksi secara personal antara pimpinan dan seluruh pegawai Badiklat akan menghilangkan sekat-sekat komunikasi antara pimpinan dan staf.


“Namun tetap menjaga pola interaksi personal dengan etika berkomunikasi yang baik, sehingga dapat saling mengenal dekat  dan lebih mengetahui pimpinan dan para pegawai dalam hubungan kekeluargaan di lingkungan Badiklat Kejaksaan RI,” tutur Tony Spontana.


Tony juga menekankan agar atasan langsung memastikan para stafnya untuk bekerja sesuai job deskripsinya, serta membimbing mereka untuk mencapai sasaran kinerjanya masing-masing.


"Pola-pola penempatan pegawai di lingkungan Badiklat harus secara dilakukan secara  professional, sehingga dapat melaksanakan pekerjaan dan mengembangkan kariernya dengan baik dan memberikan hasil yang baik,” ujar mantan Staf Ahli Jaksa Agung tersebut.


“Setiap pegawai yang mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing harus jelas melaksanakan tugasnya, dan atasan langsung harus memastikan para staf untuk melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya dan apabila ada staf yang tidak punya tugas agar difungsikan sehingga dapat mengembangkan karier,” terangnya.


Tonny menegaskan bahwa memasuki New Normal, Badiklat akan kembali melakukan kegiatan seperti biasa dengan suasana baru sesuai ketentuan dalam Surat Edaran Jaksa Agung RI No. 17 Tahun 2020, dengan memastikan protokol kesehatan berjalan dengan ketat dan baik.


“Setiap pegawai yang berada di lingkungan Kantor Badiklat harus tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, menerapkan social distancing dan rajin mencuci tangan untuk kepentingan kesehatan bersama dalam suasana kembali dalam kegiatan semula,” tegasnya.


Seusai rapat paripurna, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan Rapid Test bagi seluruh pegawai. Rapid Test ini merupakan kali ketiga dilaksanakan Badiklat, dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid 19 di lingkungan Badiklat. 


Dikatakan Tony bahwa hasil Rapid Test dari doktet bersifat rahasia, yang hanya dapat disampaikan kepada Kabadiklat dan Sekretaris Badiklat dan tidak akan diumumkan secara terbuka. 


Apabila ada pegawai yang terindikasi reaktif, maka akan diberitahukan secara personal kepada yang bersangkutan, disertai perintah untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dan berkonsultasi secara rutin ke dokter. ( Muzer )

Berita Lainnya