Badan Diklat Kejaksaan RI

Jl. RM. Harsono, RT.6/RW.7, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550

Wakil Jaksa Agung RI Hadiri Konferensi Jaksa Agung Se-ASEAN Dan China Di Kambo


Tanggal Upload: 06 November 2019

KAMBOJA-Wakil Jaksa Agung RI, Dr.Arminsyah mewakili Jaksa Agung RI menghadiri “The 12th ASEAN-China Prosecutors-General Conference” yang digelar di Camboja, 6-7 November 2019, membahas “ The Role of Prosecutors in Regionally Combating Human Trafficking yang diikuti oleh Jaksa Agung se-ASEAN dan China,diantaranya adalah Indonesia,Brunei Darussalam,Kamboja,Malaysia,Myanmar,Filipina,Singapura,Tahiland,Vietnam dan Republik Rakyat China ( RRC ) Turut mendampingi Wakil Jaksa Agung adalah Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi yang juga sebagai Ketua Umum PJI ( Persatuan Jaksa Indonesia ), Kepala Biro Hukum dan Luar Negeri Kejaksaan Agung Asep Nana Mulyana,Asisten Umum Jaksa Agung Reda Manthovani, Asisten Khusus Jaksa Agung, Atase Kejaksaan pada KBRI Bangkok Thailand, Atase Kejaksaan pada KBRI Singapura, Konsul Kejaksaan pada KJRI Hongkong. Wakil Jaksa Agung RI dalam konferensi Jaksa Agung Negara se-ASEAN yang ke 12 menyampaikan harapan sekaligus memberikan dorongan kepada seluruh negara-negara ASEAN dan China. “Agar setiap bentuk kerja sama yang telah kita jalin selama ini harus dikembangkan dan ditingkatkan. Di samping itu, agar intensitas kerja sama dalam bentuk pelatihan dan pendidikan bersama aparatur penegak hukum negara-negara ASEAN dan China semakin digiatkan,” kata Arminsyah. Wakil Jaksa Agung menyerukan kembali komitmen bersama para Jaksa Agung di kawasan ASEAN-China untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama hukum guna mewujudkan kawasan Asia Tenggara dan China yang bersih dari tindak kejahatan perdagangan manusia maupun kejahatan lintas negara lain. The 12th ASEAN-China Prosecutors-General Conference sebagai ajang pertemuan dan sarana untuk saling bertukar informasi dan pengalaman sehingga setiap penanganan dan penuntasan kasus-kasus kejahatan perdagangan manusia menjadi semakin efektif dan efisien.( Muzer )

Berita Lainnya